TOEFL iBT vs TOEFL ITP: Mana yang Kamu Butuhkan?
Kamu perlu skor TOEFL, tapi bingung harus ambil yang mana? TOEFL iBT dan TOEFL ITP sama-sama tes bahasa Inggris resmi dari ETS, tapi tujuan, format, dan pengakuannya sangat berbeda. Pilih yang salah, dan sertifikatmu bisa tidak diterima — buang waktu dan uang.
Artikel ini akan membantumu memutuskan dengan jelas.
TOEFL iBT (Internet-Based Test)
TOEFL iBT adalah versi TOEFL yang paling komprehensif dan paling banyak diterima secara global. Ini adalah standar emas untuk keperluan akademik internasional.
Format dan Skor
| Komponen | Durasi | Skor Maks |
|---|---|---|
| Reading | 35 menit | 30 |
| Listening | 36 menit | 30 |
| Speaking | 16 menit | 30 |
| Writing | 29 menit | 30 |
| Total | ~2 jam | 120 |
Semua dikerjakan secara online di pusat tes resmi ETS (atau di rumah dengan TOEFL iBT Home Edition).
Speaking dan Writing: Pembeda Utama
Inilah yang membuat iBT berbeda secara fundamental dari ITP. Speaking mengharuskan kamu berbicara dalam bahasa Inggris ke mikrofon — merespons pertanyaan, merangkum percakapan, dan menyampaikan pendapat. Writing memintamu menulis esai terstruktur berdasarkan bacaan dan rekaman.
Kedua komponen ini mengukur kemampuan produktif — bukan cuma memahami bahasa Inggris, tapi menghasilkan output dalam bahasa Inggris. Kemampuan ini tidak diuji sama sekali di ITP.
Untuk Apa TOEFL iBT Digunakan?
- Mendaftar S1/S2/S3 di universitas luar negeri (AS, Kanada, Eropa, Australia, Singapura, dll)
- Beasiswa LPDP, Fulbright, Chevening, Erasmus, DAAD, Monbukagakusho, dan beasiswa internasional lainnya
- Program pertukaran pelajar dan short course internasional
- Beberapa lowongan kerja internasional
Biaya
Sekitar $205 USD (sekitar Rp3.2 juta — bisa berubah tergantung kurs dan kebijakan ETS). Mahal, tapi diakui secara global.
TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
TOEFL ITP adalah versi paper-based yang lebih sederhana dan umumnya digunakan untuk keperluan domestik atau institusional. Banyak yang menyebutnya "TOEFL kertas."
Format dan Skor
| Komponen | Durasi | Skor Maks |
|---|---|---|
| Listening Comprehension | 35 menit | 68 |
| Structure & Written Expression | 25 menit | 68 |
| Reading Comprehension | 55 menit | 67 |
| Total | ~115 menit | 310–677 |
Tidak ada speaking. Tidak ada writing. Hanya menguji kemampuan reseptif (mendengar, membaca, dan tata bahasa).
Untuk Apa TOEFL ITP Digunakan?
- Beasiswa domestik (LPDP dalam negeri, beasiswa Bappenas, beasiswa Pemda)
- Syarat pendaftaran CPNS di beberapa instansi yang mensyaratkan TOEFL
- Syarat wisuda S1/S2 di banyak universitas Indonesia
- Syarat administrasi kenaikan pangkat dan jabatan (PNS, BUMN)
- Program pertukaran pelajar dalam negeri
Biaya
Sekitar Rp400.000 – Rp600.000, jauh lebih terjangkau daripada iBT.
Tabel Perbandingan Cepat
| Aspek | TOEFL iBT | TOEFL ITP |
|---|---|---|
| Kemampuan Diuji | Reading, Listening, Speaking, Writing | Listening, Structure, Reading |
| Format | Online (komputer) | Kertas (paper-based) |
| Skor | 0–120 | 310–677 |
| Durasi | ~2 jam | ~2 jam |
| Pengakuan | Global (universitas, beasiswa luar negeri) | Domestik (beasiswa dalam negeri, CPNS, wisuda) |
| Biaya | ~Rp3.2 juta | ~Rp500 ribu |
| Masa Berlaku | 2 tahun | 2 tahun |
Jadi, Mana yang Harus Kamu Pilih?
Pilih TOEFL iBT jika:
- Kamu berencana studi S1/S2/S3 di luar negeri
- Kamu mendaftar beasiswa internasional (LPDP luar negeri, Fulbright, dll)
- Kamu melamar pekerjaan di perusahaan multinasional yang mensyaratkan TOEFL
- Target skormu tinggi (100+ iBT) dan kamu nyaman dengan speaking/writing dalam bahasa Inggris
Pilih TOEFL ITP jika:
- Kamu membutuhkan sertifikat untuk syarat wisuda S1/S2 di Indonesia
- Kamu mendaftar CPNS atau jabatan yang mensyaratkan TOEFL
- Kamu pemburu beasiswa dalam negeri
- Budget terbatas dan tidak memerlukan pengakuan internasional
- Kamu kurang percaya diri dengan speaking/writing bahasa Inggris
Aturan Praktis
Kalau kamu masih bingung, jawab satu pertanyaan ini: apakah institusi yang kamu tuju secara eksplisit menyebut "TOEFL iBT"? Jika iya, tidak ada pilihan — kamu harus ambil iBT. Jika hanya menyebut "TOEFL" secara umum, tanyakan ke institusi tersebut apakah ITP diterima. Kebanyakan institusi di Indonesia menerima ITP, tapi pastikan dulu.
Tips Persiapan
Apapun format yang kamu pilih, kunci suksesnya sama: latihan dengan format yang benar. Jangan berlatih TOEFL ITP untuk tes iBT, atau sebaliknya. Formatnya berbeda secara fundamental.
- Untuk iBT: fokus pada speaking dan writing selain reading dan listening. Rekam dirimu sendiri saat latihan speaking — kamu akan terkejut dengan kebiasaan "umm" dan "uhh" yang tidak kamu sadari.
- Untuk ITP: kuasai structure (grammar). Bagian ini sering diabaikan padahal bobotnya signifikan dan sebenarnya bisa dikuasai dengan latihan terstruktur.
Di Aksademia, kami menyediakan tryout TOEFL dengan format yang mensimulasikan kedua jenis tes. Lengkap dengan pembahasan dan analisis skor per komponen. Cek tryout TOEFL kami dan mulai latihanmu.